Peluang Kepemilikan Asing di Bursa Efek Indonesia

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa investor asing memiliki kesempatan untuk menjadi pemegang saham di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah proses demutualisasi selesai. Menurut Rosan, skema kepemilikan ini bukanlah fenomena baru dan sudah diterapkan di berbagai bursa efek global. Demutualisasi diharapkan akan membawa perubahan fundamental dalam struktur kepemilikan dan tata kelola pasar modal “Ya memang itu emang di (bursa efek) lain seperti itu, jadi ini dipisahkan antara anggota dan kepemilikan, karena sekarang kan anggota dan kepemilikan itu gabung dimiliki oleh sebagian besar sekuritas-sekuritas. Nah, oleh sebab itu ini dibuka supaya lebih baik dan lebih transparan,” ujar Rosan saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Minggu.

Pemerintah saat ini bekerja keras mempercepat penyelesaian regulasi mengenai demutualisasi BEI agar bisa dijalankan pada tahun 2026. Proses ini akan mengubah BEI dari organisasi berbasis keanggotaan menjadi sebuah entitas perusahaan yang dapat dimiliki oleh publik atau pihak lain. Tujuan dari skema ini adalah untuk memisahkan kepentingan anggota bursa dari pengelola bursa guna mengurangi potensi konflik kepentingan.

Rosan juga menjelaskan bahwa Sovereign Wealth Fund (SWF) dari berbagai negara biasanya memiliki porsi kepemilikan di bursa efek, menjadikannya praktik umum dalam pengelolaan bursa modern. Mengenai potensi keterlibatan Danantara, Rosan menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi komprehensif sebelum menentukan besaran kepemilikan apabila memutuskan untuk berinvestasi. Evaluasi ini akan mempertimbangkan kriteria seperti valuasi dan kebijakan investasi yang ada “Mengenai demutualisasi kita akan mempelajari terlebih dahulu seberapa persen kita ingin masuk. Kan kita juga tentunya lihat kriteria-kriteria pada saat kita masuk, dan berinvestasi,” ujar Rosan. “Kami lihat juga kan hampir di semua bursa lainnya di dunia ini Sovereign Wealth Fund-nya itu kan memang ikut ya range-nya bisa 15 persen, ada yang 25 persen, ada yang 30 persen, ada yang lebih dari itu ya,” tambahnya.

  • Related Posts

    Perubahan UMR dan UMK Yogyakarta Tahun 2026

    Dalam penetapan terbaru, UMR Yogyakarta tahun 2026, atau UMK Yogyakarta 2026, diumumkan bersama UMK daerah lain dan mulai berlaku 1 Januari. Kebijakan ini penting bagi pekerja dan pengusaha dalam menyesuaikan…

    Pasca Penghentian Perdagangan, Dirut BEI Mengundurkan Diri

    Iman Rachman, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), mengajukan pengunduran diri menyusul guncangan pada IHSG akibat keputusan MSCI mengenai free float. Keputusan ini berdampak besar pada stabilitas pasar saham. Pengunduran…

    You Missed

    Perubahan UMR dan UMK Yogyakarta Tahun 2026

    • By admin
    • February 10, 2026
    • 1 views
    Perubahan UMR dan UMK Yogyakarta Tahun 2026

    Keseriusan dalam Norma Ketenagakerjaan Ditekankan Wamenaker

    • By admin
    • February 5, 2026
    • 1 views
    Keseriusan dalam Norma Ketenagakerjaan Ditekankan Wamenaker

    Indonesia Tembus Semifinal Futsal Asia 2026

    • By admin
    • February 4, 2026
    • 2 views
    Indonesia Tembus Semifinal Futsal Asia 2026

    Menguak Jaringan Gelap Jeffrey Epstein

    • By admin
    • February 3, 2026
    • 1 views
    Menguak Jaringan Gelap Jeffrey Epstein

    Pembuka Proliga 2026: Laga Seru di Malang

    • By admin
    • February 3, 2026
    • 1 views
    Pembuka Proliga 2026: Laga Seru di Malang

    Kejagung Akan Panggil Mantan Pimpinan BUMN, Tegas Prabowo

    • By admin
    • February 2, 2026
    • 1 views
    Kejagung Akan Panggil Mantan Pimpinan BUMN, Tegas Prabowo